Rabu, 31 Mei 2017

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN





Sekolah                       : SMAN 4 Pekanbaru
Program                       : IPA
Mata Pelajaran            : Kimia
Pokok Bahasan           : Koloid
Kelas/Semester            : XI/II
Alokasi Waktu            : 12 x 45 menit (2 x 45 menit untuk UH)
                                
A.                KOMPETENSI INTI (KI)
KI 1      : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 2      : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan  proaktif, dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

KI 3     :   Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

KI 4      : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara    mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B.                 KOMPETENSI DASAR (KD) DAN INDIKATOR
KD dari KI 3
3.15  Menganalisis peran koloid dalam kehidupan berdasarkan sifat-sifatnya
Indikator :
1.    Mengklasifikasikan suspensi kasar, larutan sejati dan koloid
2.    Mengelompokkan jenis koloid berdasarkan fase terdispersi dan fase pendispersi
3.    Mendiskripsikan sifat-sifat koloid (efek Tyndall, gerak Brown,  elektroforesis, adsorpsi, koloid pelindung,  koagulasi)
4.    Menjelaskan koloid liofob dan liofil
5.    Mendiskripsikan peranan koloid di industri kosmetik, makanan, dan farmasi
6.    Menjelaskan proses pembuatan koloid

KD dari KI 4
4.15  Mengajukan ide/gagasan untuk memodifikasi pembuatan koloid berdasarkan pengalaman membuat beberapa jenis koloid.
Indikator :
1.    Merancang percobaan pembuatan koloid baik secara dispersi maupun kondensasi
2.    Mengamati dan mencatat data hasil
3.    Menganalisis data hasil percobaan pembuatan koloid secara dispersi maupun kondensasi
4.    Menyimpulkan pembuatan koloid dengan cara dispersi dan kondensasi
5.    Menyimpulkan pembuatan koloid dengan cara dipersi (dari ukuran partikel besar (suspensi) ke kecil (larutan)) dan kondensasi (dari ukuran partikel kecil (larutan) ke besar (suspensi)) beserta jenis-jenis dari pembuatan koloid dengan cara dispersi maupun kondensasi
6.    Mengkomunikasikan hasil percobaan pembuatan koloid


C.                Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa dapat menyadari adanya sistem koloid (jenis koloid, sifat koloid, pemanfaatan koloi dalam kehidupan sehari-hari) sebagai wujud kebesaran Tuhan YME..
2.      Siswa dapat menunjukan sikap positif (individu dan sosial) dalam diskusi kelompok.
3.      Siswa dapat menunjukkan perilaku dan sikap menerima, menghargai, dan melaksanakan kejujuran, ketelitian, disiplin dan tanggung jawab.
4.      Siswa dapat mebedakan larutan, koloid dan suspensi
5.      Siswa dapat menyebutkan contoh dari larutan, koloid dan suspensi
6.      Siswa dapat menyebutkan pengertian koloid.
7.      Siswa dapat menjelaskan jenis-jenis koloid
8.      Siswa dapat menyebutkan contoh koloid dalam kehidupan sehari-hari
9.      Siswa dapat menjelaskan sifat-sifat koloid
10.  Siswa dapat menyebutkan contoh sifat-sifat koloid dalam kehidupan sehari-hari
11.  Siswa dapat menjelaskan koloid liofil dan liofob
12.  Siswa dapat menyebutkan contoh koloid iofil dan liofob
13.  Siswa dapat menjelaskan peranan koloid dalam kosmetik, farmasi, dll
14.  Siswa dapat menjelaskan pembuatan koloid dengan cara dispersi dan kondensasi berdasarkan percobaan yang telah dilakukan
15.  Siswa dapat merancang percobaan sederhana pembuatan koloid
16.  Siswa terampil melakukan percobaan pembuatan koloid di laboratorium menggunakan alat-alat sederhana
17.  Siswa mengetahui fungsi dari masing-masing yang mereka gunakan dalam percoabaan pembuatan koloid
18.  Siswa dapat membuat hipotesis mengenai percoban pembuatan koloid
19.  Siswa dapat menarik kesimpulan
20.  Siswa dapat menganalisis hasil percobaan yang mereka peroleh dan mengaitkannya dengan hipotesis yang telah mereka buat


D.                Materi Pelajaran
·         Dalam kehidupan sehari-hari, campuran dapat dibedakan menjadi larutan sejati, koloid dan suspensi.
·         Koloid merupakan campuran diantara campuran homogen dan heterogen yang terdiri dari fasa terdispersi dan pendispersi.
·         Dalam sistem koloid, zat yang didispersikan disebut fase terdispersi dan medium yang digunakan untuk mendispersikannya disebut medium pendispersi
·         Larutan merupakan campuran homogen antara zat terlarut dan pelarut.
·         Suspensi merupakan campuran heterogen yang terdiri dari partikel-partikel kecil padat atau cair yang terdispersi dalam zat cair atau gas.
·         Emulsi merupakan koloid yang fase terdispersinya berupa zat cair dan medium pendispersinya dapat berupa padat ataupun cair.
·         Sol merupakan koloid yang fase terdispersinya berupa zat padat dan medium pendispersinya dapat berupa padat ataupun cair.
·         Busa merupakan koloid yang fase terdispersinya berupa gas dan medium pendispersinya dapat berupa padat ataupun cair.
·         Aerosol merupakan koloid yang medium pendispersinya berupa gas dan fase terdispersinya dapat berupa padat ataupun cair.
·         Partikel koloid memiliki sifat khas diantaranya efek tyndall, gerak Brown, koagulasi, adsorpsi, elektroforesis, koloid pelindung.
·         Efek Tyndall merupakan peristiwa penghamburan cahaya oleh partikel koloid.
·         Efek tyndall terjadi karena partikel koloid dengan ukuran yang cukup besar mampu menghamburkan cahaya yang diterimanya
·         Gerak Brown merupakan gerakan zig-zag partikel koloid secara terus menerus dengan arah sembarang.
·         Koagulasi adalah penggumpalan koloid karena rusaknya stabilitas sistem
·         Adsorpsi adalah penyerapan partikel pada permukaan zat.
·         Cara mengetahui muatan suatu koloid yakni dapat diketahui dengan cara elektroforesis.
·         Alat elektroforesis tersusun atas dua elektrode yang bermuatan positif dan negatif.
·         Elektroforesis merupakan proses berpindahnya ion (fasa terdispersi) atau partikel koloid bermuatan dalam medium cair yang dipengaruhi oleh medan listrik. Atau merupakan gerak partikel koloid dalam medan listrik disebut juga dengan elektroforesis.
·         Cara kerja koloid pelindung yakni koloid pelindung membentuk lapisan di sekeliling partikel koloid sehingga akan melindungi muatan partikel koloid tersebut.
·         Koloid liofil adalah koloid yang partikel terdispersinya menyukai medium cair sebagai fasa pendispersi.
·         Dialisis adalah proses penyaringan / pemurnian partikel koloid dari ion-ion yang teradsorpsi sehingga ion-ion tersebut dapat dihilangkan dan zat terdispersi terbebas dari ion-ion yang tidak diinginkan.
·         Koloid banyak dimanfaatkan oleh industri untuk membuat produknya misalnya bidang farmasi yakni sirup obat batuk, penicilin. Bidang bangunan yakni semua jenis cat dan lem. Bidang makanan yakni mayones, keju, susu. Bidang kosmetik yakni maskara, lotion, hair spray. Bidang pertanian yakni pestisida dan insektisida.
·         Koloid juga dapat dibuat dengan cara menggabungkan ion-ion, atom-atom, molekul-molekul atau partikel-partikel yang lebih halus membentuk partikel- partikel yang lebih besar sesuai ukuran partikel koloid disebut cara kondensasi.
·         Partikel koloid dapat dibuat dengan cara menghaluskan butir-butir zat yang bersifat makrokopis (kasar) menjadi butir-butir zat yang bersifat mikrokopis (halus) sesuai ukuran partikel koloid disebut cara dispersi.






E.                 Metode Pembelajaran
-          Kooperatif Learning
-          Eksperimen

F.                 Media, Alat dan Bahan, serta Sumber Pelajaran
1.    Media
-          Lap top
-          Proyektor
2.    Alat dan Bahan
·      Alat

a.       Tabung reaksi
b.      Spatula
c.       Batang pengaduk
d.      Penjepit kayu
e.       Lampu spritus

·      Bahan

a.       Agar – agar
b.      Minyak tanah
c.       Deterjen
d.      air

·      Lembar Pengamatan
3.      Sumber Pelajaran
a.    Purba, Michael. 2006. Kimia Untuk SMA Kelas XI. Jakarta : Erlangga
b.    Sofyatiningrum, dkk. 2007. Sains Kimia II. Jakarta : Bumi Aksara
c.    Sutresna, N. 2007. Cerdas Belajar Kimia Untuk Kelas XI. Bandung : Grafindo

G.                Langkah Pembelajaran
Pertemuan I
Kegiatan Awal (± 10 menit)
1.      Guru menyampaikan prasyarat kepada siswa dengan tujuan membimbing ingatan siswa pada materi yang akan diberikan pada pertemuan kali ini. Prasyarat berupa pertanyaan “Siapa yang masih ingat pelajaran kelas X mengenai larutan? Apa yang dimaksud dengan larutan?”
2.      Guru memotivasi siswa dengan bertanya “Siapa yang sebelum berangkat ke sekolah minum susu terlebih dahulu? Apa sebenarnya campuran dalam segelas susu yang kamu minum tersebut?
3.      Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan kali ini.
Kegiatan Inti (± 65 menit)
Observing
4.   Guru meminta siswa untuk duduk dalam kelompoknya.
5.   Guru meminta siswa untuk mencari informasi dari berbagai sumber dengan membaca/mendengar/mengmati tentang sistem serta mencari contoh-contoh koloid yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari.
Questioning
6.   Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan menanggapi pertanyaan temannya
Eksperimenting
7.      Guru meminta siswa untuk mendiskusikan hasil bacaan tentang sistem koloid
Communicating
8.      Guru meminta beberapa orang siswa untuk mempresentasikan peta konsep sistem koloid
Kegiatan Akhir (± 15 menit)
Associating
9.      Guru bersama – sama dengan siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari
10.  Guru memberikan evaluasi
11.  Meminta siswa mengumpulkan hasil kerjanya

Pertemuan II
Kegiatan Awal (± 10 menit)
1.      Guru menyampaikan prasyarat kepada siswa dengan tujuan membimbing ingatan siswa pada materi yang akan diberikan pada pertemuan kali ini. Prasyarat berupa pertanyaan “Siapa yang masih ingat pelajaran minggu lalu? Apa perbedaan larutan, koloid dan suspensi? Ada berapa jenis koloid? Apa saja itu? Masih ingatkah anak-anak sekalian contoh dari masing jenis-jenis koloid tersebut?”
2.      Guru memotivasi siswa dengan bertanya “Pernahkah kalian memperhatikan sorot lampu di jalan pada malam hari?”
3.      Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan kali ini.
Kegiatan Inti (± 60 menit)
Observing
4.   Guru meminta siswa untuk duduk dalam kelompoknya.
5.   Guru meminta siswa untuk mencari informasi dari berbagai sumber dengan membaca/mendengar/mengmati tentang sifat-sifat koloid serta mencari contoh-contoh yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari.
Questioning
6.   Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan menanggapi pertanyaan temannya
7.   Guru memberikan pertanyaan kepada siswa “Bagaimana peran sabun dalam membersihkan piring yang kotor?”
Eksperimenting
8.   Guru meminta siswa untuk mendiskusikan hasil bacaan tentang sifat-sifat koloid
Communicating
9.   Guru meminta beberapa orang siswa untuk mempresentasikan peta konsep sifat-sifat koloid
Kegiatan Akhir (± 20 menit)
Associating
10.  Menghubungkan sistem koloid dengan sifat-sifatnya
11.  Guru bersama – sama dengan siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari
12.  Guru memberikan evaluasi
13.  Meminta siswa mengumpulkan hasil kerjanya

Pertemuan III
Kegiatan Awal (± 10 menit)
1.      Guru menyampaikan prasyarat kepada siswa dengan tujuan membimbing ingatan siswa pada materi yang akan diberikan pada pertemuan kali ini. Prasyarat berupa pertanyaan “Apakah kalian masih ingat pelajaran minggu lalu tentang sifat-sifat koloid ?”
2.      Guru memotivasi siswa dengan bertanya “Apakah kalian pernah mendengar tentang proses cuci darah ? Tahukah kalian prinsip dari proses tersebut ?”
3.      Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan kali ini.
Kegiatan Inti (± 65 menit)
Observing
4.   Guru meminta siswa untuk duduk dalam kelompoknya.
5.   Guru meminta siswa untuk mencari informasi dari berbagai sumber dengan membaca/mendengar/mengmati tentang dialisis, koloid liofil dan liofob, serta pemnafaat koloid dalam bidang kosmetik, famasi, bahan makanan, dll
Questioning
6.   Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan menanggapi pertanyaan temannya
Eksperimenting
7.   Guru meminta siswa untuk mendiskusikan hasil bacaan tentang dialisis, koloid liofil dan liofob, serta pemanfaatan koloid dalam bidang kosmetik, famasi, bahan makanan, dll
8.   Guru meminta siswa untuk merancang percobaan pembuatan koloid dan mempresentasikan hasil rancangan untuk menyamakan persepsi
Communicating
9.   Guru meminta beberapa orang siswa untuk mempresentasikan peta konsep dialisis, koloid liofil dan liofob, serta pemnafaat koloid dalam bidang kosmetik, famasi, bahan makanan, dll
Kegiatan Akhir (± 15 menit)
Associating
10.  Guru bersama – sama dengan siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari
11.  Guru memberikan evaluasi
12.  Meminta siswa mengumpulkan hasil kerjanya




Pertemuan IV
Kegiatan Awal (± 10 menit)
1.      Guru menyampaikan prasyarat kepada siswa dengan tujuan membimbing ingatan siswa pada materi yang akan diberikan pada pertemuan kali ini. Prasyarat berupa pertanyaan “Apakah kalian masih ingat pelajaran minggu lalu tentang peranan koloid dalam kehidupan?”
2.      Guru memotivasi siswa dengan bertanya “Apakah kalian pernah mengkonsumsi agar-agar ? Tahukah kalian cara membuat koloid agar-agar tersebut ?”
3.      Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan kali ini.
Kegiatan Inti (± 60 menit)
Observing
4.   Guru meminta siswa untuk duduk dalam kelompoknya.
Eksperimenting
5.    Siswa melakukan percobaan pembuatan koloid
6.    Siswa mengamati dan mencatat data hasil percobaan
Communicating
7.    Guru meminta siswa untuk membuat laporan percobaan
Kegiatan Akhir (± 20 menit)
Associating
8.      Guru meminta siswa untuk menganalisis dan menyimpulkan data hasil percobaan
9.      Guru bersama – sama dengan siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari
10.  Guru memberikan evaluasi
11.  Meminta siswa mengumpulkan hasil kerjanya

Pertemuan V
Kegiatan Awal (± 10 menit)
1.      Guru menyampaikan prasyarat kepada siswa dengan tujuan membimbing ingatan siswa pada materi yang akan diberikan pada pertemuan kali ini. Prasyarat berupa pertanyaan “Apakah kalian masih ingat bagaimana cara pembuatan koloid?”
2.      Guru memotivasi siswa dengan bertanya “Apakah kalian pernah mengkonsumsi agar-agar ? Tahukah kalian cara membuat koloid agar-agar tersebut ?”
3.      Guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan kali ini.
Kegiatan Inti (± 55 menit)
Observing
4.   Guru meminta siswa untuk duduk dalam kelompoknya.
Communicating
5.   Guru meminta masing-masing kelompok untuk mempresentasikan laporan percobaan dengan bahasa yang baik dan benar
Kegiatan Akhir (± 25 menit)
Associating
6.      Guru bersama – sama dengan siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari
7.      Guru memberikan evaluasi
8.      Meminta siswa mengumpulkan hasil kerjanya

H.                Penilaian Pembelajaran
1.         Bentuk                 : Penilaian kognitif
2.         Instrumen             : Kuis, Tes tertulis
3.         Tugas                    : Menyusun laporan percobaan


                                                                        Medan,   Februari 2014
Mengetahui,                                                   
Kepala Sekolah                                               Guru Mata Pelajaran Kimia


                                                                                        ____________________________
NIP.                                                               

0 komentar:

Posting Komentar